• Welcome Message

    Selamat Datang Di Dunia Bola

Seaman: Jangan Pergi, Fabregas

Posted by Arsenal Fans On 15.22 0 komentar


Eks kiper Arsenal David Seaman menilai Cesc Fabregas adalah nyawa The Gunners. Jika Fabregas hengkang sama saja dengan 'membunuh' Arsenal perlahan dan akan sulit mencari penggantinya.

Pernyataan ini keluar seiring dengan makin berhembus kencangnya kabar Fabregas akan pindah dari Arsenal pada musim panas ini dan menuju klub masa kecilnya Barcelona. Bak gayung bersambut pun Barca berkeinginan membawa kembali pemain 23 tahun itu.

Masalahnya Arsenal sebagai pemilik sah Fabregas sampai saat ini keukeuh mempertahankan sang kapten untuk tetap berada di Emirates Stadium musim depan. Boleh dibilang saat ini proses jual beli Fabregas masih tarik ulur.

Namun ada baiknya jika Arsenal tetap menahan Fabregas musim depan dan sampai kapan pun. Menurut Seaman dengan ban kapten yang melengan di tangannya Fabregas tak sekadar pemimpin tim melainkan sudah jadi nyawa tim.

Istilah mudahnya Fabregas adalah Arsenal dan Arsenal adalah Fabregas.

"Saya berdoa mudah-mudahan Fabregas tetap bertahan di Arsenal musim depan. Sebuah pukulan telak bagi Arsenal jika harus kehilangan Fabregas," ujar Seaman seperti yang dilansir detiksport di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (27/5/2010) siang WIB.

"Cesc adalah kapten kami dan mengambil kapten sebuah tim sama saja mengambil 'jantung' sebuah tim," tegas kiper yang membela Arsenal dari 1990 hingga 2003 itu.
Eks kiper Arsenal David Seaman menilai Cesc Fabregas adalah nyawa The Gunners. Jika Fabregas hengkang sama saja dengan 'membunuh' Arsenal perlahan dan akan sulit mencari penggantinya.

Pernyataan ini keluar seiring dengan makin berhembus kencangnya kabar Fabregas akan pindah dari Arsenal pada musim panas ini dan menuju klub masa kecilnya Barcelona. Bak gayung bersambut pun Barca berkeinginan membawa kembali pemain 23 tahun itu.

Masalahnya Arsenal sebagai pemilik sah Fabregas sampai saat ini keukeuh mempertahankan sang kapten untuk tetap berada di Emirates Stadium musim depan. Boleh dibilang saat ini proses jual beli Fabregas masih tarik ulur.

Namun ada baiknya jika Arsenal tetap menahan Fabregas musim depan dan sampai kapan pun. Menurut Seaman dengan ban kapten yang melengan di tangannya Fabregas tak sekadar pemimpin tim melainkan sudah jadi nyawa tim.

Istilah mudahnya Fabregas adalah Arsenal dan Arsenal adalah Fabregas.

"Saya berdoa mudah-mudahan Fabregas tetap bertahan di Arsenal musim depan. Sebuah pukulan telak bagi Arsenal jika harus kehilangan Fabregas," ujar Seaman seperti yang dilansir detiksport di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (27/5/2010) siang WIB.

"Cesc adalah kapten kami dan mengambil kapten sebuah tim sama saja mengambil 'jantung' sebuah tim," tegas kiper yang membela Arsenal dari 1990 hingga 2003 itu.

Lihat selengkapnya...

'MU Menua dan Kian Mudah Dikalahkan'

Posted by Arsenal Fans On 00.52 0 komentar

Meski masih berpeluang jadi juara di Premier League dan Liga Champions, Manchester United dianggap tengah dalam kondisi buruk saat ini. The Red Devils terlalu mudah dikalahkan dan pemainnya mulai banyak yang menua.

Demikian diungkapkan mantan pemain Liverpool yang kini menjadi komentator BBC, Alan Hansen, jelang laga MU kontra Bayern Munich di leg kedua babak delapan besar Liga Champions.

Pernyataan Hansen jelas tak salah, kekalahan atas Chelsea akhir pekan kemarin menjadi yang ketujuh diderita The Red Devils di Liga Inggris saja. Jumlah tersebut merupakan kekalahan terbanyak yang diderita MU dalam semusim sejak 2003/2004, di mana mereka menelan sembilan kekalahan dan duduk di posisi tiga klasemen akhir.

"MU lebih mudah dikalahkan musim ini, sebuah fakta yang digarisbahawi dengan tujuh kekalahan yang sudah ditelan di Liga Inggris musim ini," tulis Hansen dalam kolomnya di Telegraph seperti dikutip dari Yahoosports.

Menurut mantan pemain Liverpool di periode 1977–1991 tersebut, ada setidaknya tiga faktor yang membuat MU mengalami penurunan performa seperti musim ini.

"Mereka mulai menua, mereka juga kurang ulet dan yang terakhir sederhana saja, mereka tak sebagus yang sebelum-sebelumnya," lanjut Hansen.

Beberapa pemain senior yang kini dimiliki MU dan terbukti masih sering dimainkan Sir Alex Ferguson adalah Garry Neville (35 tahun) dan Paul Scholes (35). Di bawah mistar MU juga punya ada Edwin van der Sar yang sudah 39 tahun, meski kiper Belanda itu masih punya penampilan yang sangat-sangat baik.

Kebutuhan utama peremajaan pemain MU justru ada di lini depan. Soalnya kini ada jurang yang cukup besar antara Wayne Rooney dengan Dimitar Berbatov atau Michael Owen, yang justru sering disibukkan dengan urusan cedera. Padahal Fergie juga belum berani memberi kepercayaan pada Federico Macheda untuk jadi pemain reguler.

Rooney saat ini sudah mencetak 34 gol diseluruh kompetisi, sementara Berbatov baru 12 kali menjebol gawang lawannya. Di belakang striker Bulgaria itu ada Owen dengan sembilan gol dan Paul Scholes yang melesakkan enam gol.

Lihat selengkapnya...

Saatnya Mengembalikan Nasri

Posted by Arsenal Fans On 00.50 0 komentar

London - Di Arsenal Samir Nasri sering dimainkan di posisi sayap. Bisa jadi tak lama lagi pemain Prancis itu bakal kembali ke posisinya seiring dengan cederanya Cesc Fabregas.


Fabregas mengalami cedera pada tulang fibula dan harus beristirahat selama enam pekan. Itu berarti Arsenal tidak bisa menggunakan sang nyawa permainan hingga musim domestik berakhir.

Arsenal tidak perlu panik untuk mencari siapa pengisi posisi dari Fabregas karena mereka sudah memiliki pemain yang dinilai layak untuk melapis sang kapten.

Dia adalah Samir Nasri. Dukungan atas kelayakan pemain bernomor punggung delapan itu terus mengalir. Setelah sebelumnya gelandang Denilson mengatakan bahwa Nasri bisa menggantikan Fabregas, kini giliran eks The Gunners Emmanuel Petit menyatakan hal serupa.

"Nasri bisa lebih baik ketika bermain sebagai gelandang tengah. Ia terus berkembang dalam beberapa bulan terakhir dan saya yakin dia bisa bermain di posisi itu," kata Petit seperti dikutip dari BBC.

Selama ini Nasri sendiri lebih sering diturunkan di posisi sayap. Ada pun posisi aslinya memang seorang gelandang tengah. Dengan banyaknya "dukungan" yang mengalir pada pemain 22 tahun itu, maka ini merupakan saatnya bagi manajer Arsene Wenger untuk mengembalikan Nasri ke posisinya.

"Ia bisa melakukan tugas itu. Ia terus menunjukkan peningkatan baik itu dari segi fisik mau pun mental. Dia bukan pemain yang dulu lagi, kini dia menyadari apa yang dia harus lakukan untuk bermain di level tertinggi," tukas Petit yang merupakan gelandang Arsenal di periode akhir tahun 1990-an tersebut.

Lihat selengkapnya...

Wasit MU-Chelsea Kena Sanksi

Posted by Arsenal Fans On 00.47 0 komentar

London - Wasit pemimpin pertandingan Manchester United kontra Chelsea, Mike Dean terkena sanksi menyusul sejumlah keputusan yang dinilai tidak adil dalam laga tersebut.


Seperti diberitakan Guardian, Dean diturunkan ke Divisi Championship untuk akhir pekan nanti.

Dalam laga MU versus Chelsea (3/4/2010), wasit yang masuk dalam kelompok elit FIFA sejak tahun 2002 itu banyak mengeluarkan keputusan yang dinilai tidak adil. Di antaranya adalah tidak memberikan penalti kepada ketika Yuri Zhirkov melanggar Park Ji-sung dan saat Gary Neville menjatuhkan Nicolas Anelka.

Wasit berusia 41 tahun itu juga mengesahkan gol Federico Macheda yang dalam prosesnya sempat menyentuh tangan striker muda Italia tersebut.

Tidak hanya Dean, asisten wasit Simon Beck juga "dibuang" ke Divisi Championship untuk akhir pekan nanti. Kesalahan Beck adalah tidak mengangkat bendera tanda off-side untuk gol Chelsea yang dicetak Didier Drogba.

Dean sudah mendapat kejelasan nasib bahwa ia tak akan terlalu lama bertugas di kasta bawah. Ia akan menjadi wasit keempat dalam laga Liga Primer Wigan kontra Portsmouth pada 14 April. Sementara nasib Beck masih belum diketahui harus berapa lama berada di "pengasingan".

Lihat selengkapnya...

Arsenal Menjelang Puasa Tahun Kelima

Posted by Arsenal Fans On 00.46 0 komentar

Entah sampai kapan fans Arsenal bisa tahan melihat timnya cuma bermain atraktif tapi tak bisa membawa pulang trofi juara. Kalah atas Barcelona, The Gunners mendekati lima tahun penantian tanpa gelar.

Liga Inggris kini menjadi satu-satunya kesempatan Arsenal menyudahi musim dengan meraih gelar juara. Tapi semua tahu kalau perjuangan itu bakal sangat sulit karena ada Manchester United dan Chelsea yang menghadang.

Dinihari tadi The Gunners menutup kansnya mengukir sejarah dengan menjuarai Liga Champions untuk kali pertama setelah dikandaskan Barcelona dengan agregat 6-3. Sebelumnya pasukan 'Gudang Peluru' juga sudah out dari Piala FA dan Piala Carling.

Kondisi seperti itu membuat Arsenal terancam memasuki tahun kelima puasa gelar juara. Kalau Anda masih ingat, kali terakhir Arsene Wenger mengantar pemainnya mengangkat trofi juara adalah tahun 2005 lalu, setelah memenangi Piala FA.

Pembangunan Emirates Stadium, yang menguras banyak uang kas, sempat jadi dalih buruknya daya saing tim tersebut di kompetisi lokal dan Eropa. Arsenal terpaksa tak mengikuti tren Chelsea, Manchester United atau Liverpool yang berulang mendatangkan pemain bintang.

Kondisi tersebut sesungguhnya sejalan dengan filosofi kepelatihan Wenger yang lebih tertantang membentuk pemain dibanding membeli yang sudah jadi. Dalam prosesnya, kerja-keras pria asal Prancis itu cukuplah berhasil. Rasanya tak ada yang menyangkal kalau dalam beberapa musim terakhir Cesc Fabregas dkk disebut memiliki permainan paling atraktif di Premier League.

Maka saat undian Liga Champions mempertemukan Arsenal dengan Barcelona, publik pun menunggu apa yang kemudian disebut sebagai duel sepakbola atraktif, yang pastinya juga menyerang.

Namun sebagaimana sejarah sudah tercatat, Arsenal belum jadi tandingan sepadan buat The Catalans. Usai bermain imbang 2-2 di Emirates Stadium, dinihari tadi Nou Camp jadi kuburan buat Arsenal setelah 2 x 45 menit laga berkesudahan 4-1 untuk tuan rumah.

Untuk kali kesekian, permainan menghibur Arsenal tak cukup untuk mengantar mereka memenuhi ekspektasi fans: menambah trofi juara.

Sebenarnya masih ada harapan Arsenal menjuarai Liga Inggris musim ini karena ketinggalan tiga angka atas Chelsea di posisi teratas dengan lima pertandingan tersisa masih sangat mungkin di kejar. Namun dengan banyak cedera pemain yang menghantam saat ini, daya saing The Gunners untuk bisa mengulang keberhasilan di musim 2003/2004 lalu jelas bakal sangat sulit.

Jika itu benar terjadi, maka akan genap lima tahun Arsenal menjalani puasa gelar juara. Kondisi yang rasanya sulit diterima mengingat mereka adalah klub besar Inggris dan salah satu kekuatan yang diperhitungkan di Eropa.

Lihat selengkapnya...

Barcelona Terlalu Kuat untuk Arsenal

Posted by Arsenal Fans On 00.30 0 komentar

Penyerang Arsenal, Nicklas Bendtner, mengaku kecewa timnya tersingkir dari Liga Champions, menyusul kekalahan 1-4 (agregat 3-6) dari Barcelona, di leg kedua perempat final, di Camp Nou, Selasa (6/4/2010). Namun, menurutnya, Barcelona terlalu kuat untuk "The Gunners".

"Kupikir, mereka mungkin tim yang lebih baik dan kadang-kadang, Anda kalah seperti itu. Lebih mudah untuk menerima (kekalahan) ketika Anda bermain buruk. (Kami tidak buruk), namun mereka memainkan sepak bola yang sangat indah," ulas Bendtner.

"Bila Anda akan kalah dalam sebuah pertandingan, Anda ingin menyerah kepada tim yang bermain (lebih baik dari Anda). Kupikir, kami berusaha sebaik mungkin. Namun, mereka terlalu kuat bagi kami," lanjutnya.

Lebih jauh, Bendtner mengatakan, kehebatan Barcelona pada leg kedua itu terletak pada kejelian mereka melihat kesalahan lawan dan dengan memanfaatkannya secara maksimal.

"Gol yang mereka ciptakan sedikit lucu karena kami memberikan bola kepada mereka. Namun, itu tadi adalah penyelesaian akhir yang luar biasa dan mereka mencetak gol lagi dan lagi dan sulit bagi kami mengejar," ungkapnya.

"Kupikir, secara keseluruhan mereka adalah tim yang lebih baik malam ini. Ia (Lionel Messi) adalah pemain yang fenomenal dan ia menunjukkannya lagi tadi," tandasnya.

Pada pertandingan itu, Bendtner membobol gawang Barcelona di menit ke-18 untuk membawa Arsenal unggul. Namun, tiga menit kemudian, Lionel Messi berhasil memanfaatkan kesalahan kontrol bola Mikael Silvestre untuk menyamakan kedudukan dan menambah tiga gol lagi setelahnya.

Lihat selengkapnya...

Hadapi Arsenal, Henry Emosional

Posted by Arsenal Fans On 00.44 0 komentar

Hati Thierry Henry masih tertambat di Arsenal. Ketika takdir mempertemukan Henry dengan The Gunners dengan status sebagai lawan, andai bisa memilih, Henry mengambil opsi tak bermain.

Arsenal terundi bertemu Barcelona di perempatfinal Liga Champions. Faktor emosional mewarnai duel antara tim London Utara dan tim Catalan itu.

Duel ini merupakan ajang pembuktian bagi roh permainan Arsenal Cesc Fabregas yang merupakan pemain binaan Barcelona, namun El Barca gagal menangkap bakatnya sehingga Fabregas justru bersinar bersama tim lain.

Duel ini juga sarat memori dan menguras emosi striker Barca Thierry Henry. Pemain asal Prancis ini pernah berseragam Arsenal tahun 1999 hingga 2007.

Berbeda dengan Fabregas yang siap menghadapi sang mantan dengan hati yang mantap, maka Henry ia ingin tidak tampil saja ketika menghadapi tim Gudang Peluru.

"Saya tidak mengatakan saya tidak berniat untuk berjuang atau apa pun, karena memang beginilah sepakbola. Namun saya tak ingin bermain melawan Arsenal," seru Henry seperti dikutip dari Daily Mail.

"Lupakan pertanyaan apakah saya akan merayakan gol atau tidak. Saya tidak ingin bermain lawan Arsenal, sederhananya seperti itu."

Keinginan Henry cukup beralasan. Delapan tahun bukanlah waktu yang lama. Selama sewindu pemain kelahiran 17 Agustus 1977 itu menyumbang dua trofi Liga Primer, dua gelar Piala FA, dan dua Community Shield.

Bukan hanya kenangan prestasi, namun pria bernama lengkap Thierry Daniel Henry itu juga bisa dikatakan berutang budi kepada Arsenal. Di tim London Merah, Henry kembali "terlahir" setelah sebelumnya mengalami masa-masa suram saat memperkuat Juventus.

"Saya akan merasa sangat aneh ketika melangkah ke dalam stadion Arsenal dengan seragam tim lain, bahkan jika itu Stadion Emirates sekali pun dan bukan Highbury," kata Henry.

"Ikatan yang saya miliki dengan fans Arsenal tidak akan saya dapatkan di tempat lain di mana pun. Delapan tahun, saya menilai saya tidak bisa memperkuat tim mana pun dalam waktu selama itu. Saya kini beranjak tua," pungkasnya.

Lihat selengkapnya...

Permainan apik Lionel Messi membawa berkah bagi striker Barcelona itu. Messi kini menjadi pemain dengan penghasilan tertinggi di dunia, mengalahkan David Beckham dan Cristiano Ronaldo.

Majalah France Football melaporkan, pendapatan Messi mencapai 33 juta euro (lebih dari Rp 406 miliar) per tahun. David Beckham, pesepakbola terkaya versi Forbes, menerima pemasukan 30,4 juta euro per tahun.

Urutan ketiga diduduki pemain dengan rekor transfer termahal dunia, Ronaldo. Pemain Real Madrid itu menerima sekitar 30 juta euro semusim.

Di jajaran pelatih, Jose Mourinho menempati urutan teratas termahal. Pelatih Inter Milan itu mendapatkan upah 13 juta euro setahun, sementara mantan Pelatih Chelsea, Luis Felipe Scolari, berada di urutan ketiga dengan gaji 9,5 juta euro dalam 12 bulan.

Sementara bekas pemain Real Madrid yang kini membela Marseille, Gabriel Heinze menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Prancis, Ligue 1. Ia menerima sebesar 4,5 juta euro per tahun, sedikit melebihi pemain Bordeaux, Yoann Gourcuff yang menerima bayaran sebesar 4,4 juta euro per tahun. Rekan Heinze di Marseille, Lucho Gonzalez berada di tempat ketiga dengan pemasukan sebesar 4,3 juta euro per tahun.

Lihat selengkapnya...

Kesetiaan Jesus Navas layak diacungi jempol. Walaupun dikabarkan diminati oleh klub raksasa Spanyol, Real Madrid, pemain sayap Sevilla ini tidak tergoda. Memang, Navas mengaku dia merasa bahagia. Namun, Navas menegaskan, kesetiaannya hanya untuk Los Rojiblancos.

"Saya sungguh merasa dihargai klub sebesar Madrid menginginkan saya untuk bergabung. Itu berarti, apa yang telah saya lakukan selama ini berjalan dengan baik. Mengetahui Madrid menginginkan saya, sungguh sangat menyenangkan,"ujar Navas, seperti dikutip dari AS.

Musim ini, penampilan Navas merupakan nyawa bagi lini tengah Sevilla. Pergerakan pemain berusia 24 tahun ini kerap jadi pembuka skema serangan Sevilla.

Tak hanya oleh rekannya, penampilan Navas juga banyak menuai pujian. Bahkan, pemain belakang Real Madrid, Sergio Ramos menyatakan bahwa dia lebih memilih Jesus Navas ketimbang Franck Ribery untuk memperkuat Los Galacticos, di musim mendatang.

Terakhir, Navas juga memperkuat timnas Spanyol saat mengalahkan Prancis di laga persahabatan. dengan ini, nampaknya, kemungkinan Navas masuk ke skuad piala dunia ala pelatih Vicente del Del Bosque nampaknya tinggal selangkah lagi.

Lihat selengkapnya...

Wenger: Transfer Chamakh Berakhir

Posted by Arsenal Fans On 02.42 0 komentar

Rumor transfer penyerang asal Prancis, Marouane Chamakh ke Arsenal dipastikan berakhir setelah manajer The Gunners, Arsene Wenger, menolak untuk menaikkan tawaran awal sebesar 5 juta poundsterling pada Bordeaux.

Arsenal sebelumnya diberitakan tertarik untuk mendapatkan Chamakh, namun harga yang ditawarkan klub asal London Utara itu masih dinilai terlalu murah oleh Bordeaux yang mematok angka 15 juta pounds bagi Chamakh.

Kontrak Chamakh di Bordeaux akan berakhir musim panas tahun depan, dengan Sunderland yang juga berminat pada pemain berusia 25 tahun itu.

"Dalam lima bulan, dia tidak membicarakan kontrak baru, Chamakh akan bebas transfer dan Bordeaux tidak akan mendapatkan apa pun," ujar Wenger pada L'Equipe seperti dilansir dari Football365.

"Dalam kondisi ini, menurut saya, semua sudah berakhir. Saya bisa katakan transfernya (ke Arsenal) saat ini telah berakhir," lanjut pelatih berjuluk The Professor itu.

Meski gagal memboyong Chamakh ke Emirates Stadium musim panas ini, Wenger rupanya masih mengagumi kemampuan pemain berdarah Maroko itu.

"Saya suka Chamakh, dia penyerang yang menarik perhatian saya, tetapi kami telah memiliki Theo Walcott, Nicklas Bendtner, Robin Van Persie, Andriy Arshavin, dan Eduardo. Saya tidak ingin buru-buru (membeli pemain baru)," pungkas Wenger.

Lihat selengkapnya...

Adidas selaku sponsor dan partner resmi dari 2010 FIFA World Cup™ hari ini merayakan peluncuran bola sepak resmi yang akan dipakai pada pertandingan Piala Dunia 2010.

Perayaan akan dilakukan secara bersamaan dengan acara pengundian pertandingan di Cape Town, Afrika Selatan. Bola sepak resmi Piala Dunia 2010 akan diluncurkan di Indonesia yang dilakukan bersamaan dengan tiga negara di Asia Tenggara lainnya yaitu Malaysia (Kuala Lumpur), Singapura dan Thailand (Bangkok).

Pesta bola terakbar di Indonesia ini akan dilaksanakan di XXI Ballroom, Djakarta Theatre di mana akan diperkenalkan juga Authentic Jersey (federation home kits) untuk 2010 FIFA World Cup™ dan The World Cup Zones di kawasan Asia Tenggara.

The World Cup Zones di Indonesia sendiri akan tersedia di adidas Sport Performance Concept Store pada tanggal 5 Desember 2009.

"Bersamaan dengan perkenalan bola sepak resmi untuk 2010 FIFA World Cup™ di Cape Town oleh adidas dan FIFA, adidas Indonesia akan mempersembahkan untuk pertama kalinya replika bola sepak resmi seberat 200 kilogram kepada para penggemar tepat pada tanggal 5 Desember 2009 pukul 00.00 waktu Jakarta", ujar Monica Ang, Brand Manager adidas Indonesia.

"Bola sepak resmi tersebut merupakan bagian dari ikon Piala Dunia dan adidas telah identik dengan event internasional yang sangat ditunggu-tunggu ini. Peluncuran replika bola tersebut kepada para penggemar menjadi satu bentuk kepercayaan yang tinggi dari adidas bahwa para penggemar merupakan tulang punggung dari olahraga sepak bola dan kami ingin membagi momen dan perayaan ini dengan mereka,” tambah Monica.

Bola sepak yang diberi nama JABULANI tersebut dibuat dan didesain khusus oleh adidas untuk event terpenting dalam sejarah sepak bola ini. JABULANI akan digunakan pada 2010 FIFA World Cup™, yang diselenggarakan di Cape Town, Afrika Selatan pada 11 Juni 2010.

Nama JABULANI diambil dari bahasa Bantu di isiZulu, satu dari sebelas bahasa resmi yang digunakan di Republik Afrika Selatan. Secara harfiah, JABULANI berarti 'untuk merayakan'.

Nama yang diberikan ini menjadi satu penghargaan terhadap perayaan sepak bola di Afrika Selatan pada musim panas mendatang yang penuh semangat yang akan dinikmati para penggemar olahraga tersebut di seluruh dunia.

JABULANI memiliki fitur unik dengan desain yang terinspirasi dari Afrika Selatan. JABULANI yang juga merupakan bola Piala Dunia adidas kesebelas ini, menggunakan sebelas warna berbeda.

Sebelas warna tersebut melambangkan sebelas pemain dalam setiap tim, sebelas bahasa resmi yang digunakan di Afrika Selatan dan sebelas suku di Afrika Selatan yang telah menjadikan negara tersebut sebagai salah satu negara dengan etnis paling beragam di benua Afrika.

Desain warna yang berbeda membawa keragaman yang dimiliki negara tersebut dalam kesatuan yang harmonis. Elemen-elemen desain yang membentuk empat segitiga diatas latar putih memberikan bola tersebut tampilan unik dalam semangat Afrika.

Seperti bagian luar Johannesburg’s Soccer City Stadium, masing-masing elemen desain tersebut menampilkan warna cerah Afrika Selatan.

Bola sepak resmi pertandingan 2010 FIFA World Cup™ ini didesain dengan teknologi mutakhir yang dikenal dengan profil Grip’n’Groove yang dikembangkan baru-baru ini. Teknologi ini menyajikan satu bola yang dapat melesat dengan baik dan mudah digiring dalam berbagai kondisi.

Delapan 3-D secara melingkar membentuk panel EVA dan TPU yang untuk pertama kalinya dicetak bersamaan secara melingkar, melingkupi bagian dalam rangka bola dengan harmonis. Sebuah teknologi yang menghasilkan bola yang bulat sempurna dan bahkan lebih akurat dari sebelumnya.

Lingkaran-lingkaran dengan profil Grip’n’Groove yang ada melingkari keseluruhan bola dalam struktur aerodinamik yang optimal. Alur udara menciptakan profil yang terlihat jelas pada permukaan bola. Alur yang terintegrasi memberikan karakteristik lesatan yang tak tertandingi, menjadikannya bola paling stabil dan akurat yang pernah dibuat adidas.

Selain itu, sejak diperkenalkannya permukaan goose bumps pada bola yang digunakan pada Piala Euro yang lalu, teknologi facelift yang lebih terlihat diaplikasikan pada mikro tekstur kulit luar bola terbaru ini.

JABULANI memiliki tekstur mutakhir dengan cengkraman yang lebih mantap, memungkinkan para pemain untuk memiliki kontrol penuh terhadap bola dalam kondisi cuaca apapun.

Penampilan bola adidas JABULANI ini telah diakui kemutakhirannya dalam tes perbandingan yang komprehensif di Loughborough University di Inggris, pengecekan berkali-kali di terowongan angin serta di laboratorium sepak bola adidas di Scheinfeld, Jerman. Dalam perjalanannya, adidas selalu melibatkan atlet-atlet kelas dunia dalam pengembangan dan pengetesan produk-produknya.

Desain dan teknologi terdepan yang dimiliki JABULANI telah menerima banyak review dan penghargaan dari pemain-pemain sepak bola terkenal dunia seperti Kaka, Michael Ballack, Petr Cech dan Frank Lampard. Berdasarkan tes-tes tersebut, para pemain di seluruh dunia memiliki

Sebelumnya, para partner adidas; AC Milan, FC Bayern Munchen, the Orlando Pirates dan Ajax Cape Town telah memberikan kontribusi penyempurnaan terhadap struktur permukaan dan komposisi material bola dalam tes yang dilakukan terhadap bola adidas JABULANI pada 2008. Keterlibatan para pemain kami akan terus mengkontribusikan produk sepak bola terbaik bagi pasar untuk terus maju.

Bola sepak terbaru tersebut sudah tersedia di toko adidas Sport Performance Concept dan di outlet-outlet partner distribusi adidas mulai 5 Desember 2009.

Kedepannya, adidas terus menggunakan teknologi inovatif dalam mempertahankan posisi nomor satu dalam produk-produk sepak bola sekaligus memperkuat posisinya sebagai simbol autentik produk-produk olahraga terbaik baik untuk para profesional maupun amatir.

adidas juga berkeinginan untuk mempersembahkan inovasi-inovasi yang lebih revolusioner dalam produk-produk bola pertandingan untuk pertandingan UEFA, FIFA and CAF di masa mendatang.

Tim inovasi adidas saat ini sedang bekerja menciptakan inovasi lainnya untuk 2014 FIFA World Cup Brazil™ mendatang.

Lihat selengkapnya...

Wenger Masih Minati Felipe Melo

Posted by Arsenal Fans On 02.21 0 komentar

Manajer Arsenal, Arsene Wenger mengakui kalau ia masih tertarik untuk mendatangkan gelandang Brasil, Felipe Melo yang saat ini justru tengah berjuang menampilkan performanya di level klub bersama Juventus.

Wenger sebetulnya sudah berusaha membeli Melo musim panas lalu ketika ia masih berkostum Fiorentina, bahkan Arsenal dikabarkan bersedia melakukan pertukaran pemain dengan melepas Emmanuel Eboue, namun akhirnya gelandang 26 tahun itu memilih bergabung dengan Bianconeri.

Namun menjelang laga Brasil kontra Republik Irlandia di Emirates Stadium kemarin, Wenger mengatakan kalau The Gunners masih mencari figur gelandang bertahan dan mereka masih serius memantau Melo.

"Kami tertarik pada Melo selama musim panas lalu," ucap Wenger.

"Kami memantau Melo selama Brasil berlaga di Emirates Stadium melawan Italia Februari 2009 lalu, di mana ia bermain luar biasa. Lalu ia hijrah ke Juventus dan mereka tidak tampil baik, pastinya ia tidak melalui musim kompetisi sesuai prediksi kebanyakan orang."

"Kami masih berpikir kalau ia pemain yang amat berbakat, dan bersama Gilberto Silva, Brasil memiliki pasangan yang amat berarti di lini tengah. Kami masih memantau Melo," tutup Wenger.

Lihat selengkapnya...

Spanyol Permalukan Perancis

Posted by Arsenal Fans On 01.06 0 komentar

Spanyol tampil memesona di kandang Perancis, Stade de France, pada pertandingan persahabatan, Rabu atau Kamis (4/3). Mengandalkan serangan balik, Spanyol memaksa tuan rumah menyerah 0-2.

Tampil di kandang sendiri, "Les Bleus" langsung menekan. Mereka berusaha membongkar pertahanan Spanyol lebih cepat. Sehingga, Spanyol kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan, beberapa kali mereka kerepotan menahan gempuran Franck Ribery dkk.

Di menit ke-10, Ribery sukses meloloskan diri dan masuk ke kotak penalti Spanyol. Namun, umpannya kurang sempurna dan bisa dibuang David Silva. Namun, lima menit kemudian, Nicolas Anelka membahayakan gawang Iker Casillas, ketika memburu umpan silang Bacary Sagna. Beruntung, Gerard Pique lebih dulu menyundul bola.

Asyik menyerang, Perancis lengah. Sebuah serangan cepat Spanyol membuat mereka kelabakan. Bahkan, David Villa akhirnya mampu merebut bola dan masuk ke kotak penalti. Dengan cerdik, Villa mengelabui kiper Perancis, Hugo Lloris, dan membobol gawangnya, 1-0.

Perancis terus berusaha membalas. Namun, di menit-menit akhir babak pertama mereka malah sering tertekan. Bahkan, beberapa kali gawang Perancis terancam. Akhirnya, pada menit ke-45, sebuah serangan Spanyol mampu diselesaikan dengan baik.

Sergio Ramos yang muncul dari belakang, menyambut umpan Xabi Alonso. Dia kemudian mendekat kotak penalti dan melepaskan tendangan kaki kiri. Bola meluntir gagal ditangkap Lloris dan gol, 2-0 untuk Spanyol. Skor ini bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Perancis berusaha langsung menekan. Namun, Spanyol tampil defensif. Meski begitu, Anelka sempat lolos dan melepaskan tendangan ke gawang pada menit ke-48, meski bola mampu dikuasai Casillas.

Sementara masuknya Fernando Torres menggantikan David Villa cukup membuat serangan Spanyol efektif dan berbahaya. Bahkan, menit ke-60, Torres mampu melepaskan tendangan ke pojok gawang. Beruntung, Lloris masih bisa menangkapnya.

Meski begitu, Perancis terus berusaha menekan. Pada menit ke-68, Anelka mendapat umpan terobosan. Setelah menggocek Arbeloa, dia melepaskan tendangan keras dari sudut sempit, tapi bola melambung.

Kurangnya kreativitas membuat serangan Perancis tidak pernah menghasilkan peluang yang bagus. Sementara, Spanyol cenderung tampil bertahan. Sehingga, Perancis pun kesulitan membuka ruang.

Di menit ke-79, Florent Malouda mendapat peluang manis. Memburu umpan silang, dia menyundul bola ke pojok kanan gawang Spanyol. Meski Casillas tak bisa menjangkau, tapi bola hanya membentur tiang.

Seterusnya, Perancis masih kurang kreatif dalam menyerang. Sementara, Spanyol bermain bertahan sehingga mampu mengamankan kemenangan 2-0 sampai pertandingan usai.

Susunan Pemain
Perancis:
1-Hugo Lloris, 4-Julien Escude, 13-Patrice Evra, 2-Bacary Sagna, 3-Michael Ciani, 14-Jeremy Toulalan, 8-Yoann Gourcuff, 6-Lassana Diarra, 12-Thierry Henry (10-Sidney Govou 63), 39-Nicolas Anelka, 22-Franck Ribery

Spanyol: 1-Iker Casillas, 5-Carles Puyol, 15-Sergio Ramos, 2-Alvaro Arbeloa, 3-Gerard Pique, 14-Xabi Alonso (19-Marcos Senna 63), 6-Andres Iniesta (24-Jesus Navas 63), 10-Cesc Fabregas (8-Xavi 46), 21-David Silva, 16-Sergi Busquets, 7-David Villa (9-Fernando Torres 46)

Lihat selengkapnya...

Tolak Madrid, Higuain Bangunkan City

Posted by Arsenal Fans On 00.59 0 komentar



Daily Mail memberitakan, penyerang Real Madrid, Gonzalo Higuain, menolak tawaran kontrak baru. Dikatakan, Manchester City siap menampung Higuain dan memberinya gaji tinggi.

Higuain merupakan pemain penting di Madrid. Sementara ini, ia menjadi pencetak gol terbanyak Madrid, di Divisi Primera dengan 16 gol, atau lebih banyak tiga gol dibanding Cristiano Ronaldo.

Sayangnya, bakat besar tak membuat Higuain diperhitungkan sebagai pemain top "Los Galacticos". Itu terlihat dengan kecilnya gaji yang diterima Higuain (dibanding pemain madrid lain), yaitu 800.000 poundsterling atau sekitar Rp 11 miliar per tahun.

Menurut Daily Mail, meski ada peningkatan, nilai kontrak baru yang ditawarkan Madrid juga kurang signifikan dibanding kontribusi Higuain. Bila tak ada perbaikan signifikan, tak akan memperpanjang kontrak dan akan menunggu kontraknya habis, 30 Juni 2013 mendatang.

Dari segi bisnis, sikap Higuain tak menguntungkan Madrid. Sebelum nilai jualnya menurun jauh seiring menipisnya masa kontrak, Madrid disebut bakal mempertimbangkan penjualan Higuain, dengan City sebagai calon pembeli potensial.

Mengacu Transfermarkt, nilai pasaran Higuain mencapai 25 juta poundsterling atau sekitar Rp 346 miliar. Mengingat konsistensi Higuain mencetak gol (16 gol dari 18 laga Divisi Primera), nilai itu akan meningkat pesat di akhir musim nanti.

Lihat selengkapnya...



Persaingan untuk mendapatkan pemain bintang Bayern Munich Franck Ribery sepertinya belum menemui kata akhir. Daily Mail melaporkan saat ini dua klub raksasa asal Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, mulai cemas bakal kalah bersaing dengan Chelsea dalam upaya mendapatkan Ribery.

Harian terbitan Inggris itu mengklaim saat ini The Blues berada dalam posisi terdepan untuk bisa mendapatkan Ribery. Padahal Barca sendiri sejauh ini telah menyatakan kalau Ribery sebagai kandidat sempurna untuk mengisi skuadnya.

Namun demikian Barca sepertinya tak akan bersedia untuk menggelontorkan dananya lebih dari £25 juta bagi Ribery. Hal yang sama juga terjadi pada kubu Madrid. Atas dasar itulah kemudian Chelsea diklaim berada dalam posisi yang cukup aman untuk bisa mewujudkan kepindahan Ribery ke London.

Sejauh ini belum ada konfirmasi terbaru dari ketiga klub tersebut dalam perburuannya untuk mendapatkan Ribery. Namun yang pasti, pihak Bayern sendiri sejauh ini masih berharap bisa mempertahankan pemainnya dengan menyodorkan kesepakatan perpanjangan kontrak.

Lihat selengkapnya...



Bek Manchester City, Kolo Toure, menilai Wayne Bridge memerlukan waktu untuk melupakan kejadian kelam yang menimpa dirinya sehingga keputusan mundur dari Tim Nasional (Timnas) Inggris adalah sesuatu yang wajar. Namun, Toure yakin, Bridge akan kembali ke "The Three Lions" sebelum gelaran Piala Dunia 2010.

Bridge mundur dari "The Three Lions" menyusul terbongkarnya skandal seks mantan pacarnya dengan rekannya di timnas, bek John Terry. Ia mundur karena tidak siap bermain bareng Terry.

"Aku pikir dalam beberapa bulan nanti dia akan kembali (dan bermain bersama Inggris). Setiap orang bangga bermain untuk negaranya, namun beberapa waktu lalu situasi yang sulit baginya," tukasnya.

"Kehidupan keluarganya sangat penting. Jika Anda bahagia di dalam kehidupan keluarga maka Anda bisa bermain sepak bola lebih baik. Bridge pemain yang jujur. Anda harus melakukan sesuatu sesuai dengan hati dan jika tidak Anda harus berpikir tentang hal itu," tambahnya.

Lebih lanjut Toure mengatakan, "Aku pikir dia memerlukan waktu untuk melupakan periode sulit itu, Tentu saja, dia bek kiri yang bagus dan dia akan menunjukkan lagi."

Lihat selengkapnya...

Robinho Harus Kembali ke City

Posted by Arsenal Fans On 00.38 0 komentar

















Kiper Manchester City dan Irlandia, Shay Given, mendesak penyerang Brasil, Robinho, untuk kembali ke City saat masa pinjamnya di Santos habis akhir musim ini. Menurutnya, Robinho sudah kembali kepada performa terbaik dan akan berkontribusi besar kepada City.

City meminjamkan Robinho ke Santos, Januari silam. Ini dilakukan karena pelatih Roberto Mancini menilai Robinho belum kembali kepada performa terbaik dan karenanya tak bisa memberikan jam terbang reguler.

Robinho kemudian minta dipinjamkan ke Santos, supaya mendapat jatah main lebih baik dan dengan begitu berpeluang membela Brasil di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Di Santos, Robinho menemukan kembali permainan terbaiknya, namun enggan pulang ke City.

Menurut pemberitaan di Inggris, Robinho sudah meminta agennya mengusahakan kepindahan permanen dari City ke Santos. City juga bahkan disebut mempertimbangkan mengabulkan permintaan itu, karena Mancini sudah puas dengan kualitas skuad saat ini.

"Ia tak bermain cukup banyak di Manchester City, Ia kembali ke Santos dan menyiapkan diri untuk Piala Dunia. Mudah-mudahan ia berangkat dan berhasil di Piala Dunia, kemudian kembali kepada kami sebagai pemain yang lebih baik," ungkap Given.

"Aku hanya berpikir, ia terlalu lama cedera dan sulit mendapai level permainan terbaiknya. Namun, bermain di Brasil telah meningkatkan ketajamannya dan ini merupakan keuntungan bagi City," tambahnya.

Given tidak asal bicara. Ia sudah membuktikan ketajaman Robinho, ketika membela Irlandia di laga persahabatan melawan Brasil, Selasa (2/3/2010). Saat itu, aksi Robinho berujung dua gol ke gawang Given yang membuat Irlandia menyerah 0-2.

Gol pertama bermula dari sebuah umpan silang Robinho, yang salah diantisipasi oleh bek Keith Andrews, sehingga bola malah masuk ke gawang sendiri. Sementara itu, gol kedua murni dilakukan Robinho, dengan memanfaatkan umpan Grafite.

Lihat selengkapnya...

Rooney Pemain Terbaik Februari

Posted by Arsenal Fans On 00.23 0 komentar



Striker Manchaster United Wayne Rooney terus melanjutkan kegemilangan karir di awal 2010 ini. Kali ini, striker tim nasional Inggris ini terpilih sebagai Pemain Terbaik Februari versi PFA Fans.


Rooney dianggap telah memberikan kontribusi penting buat klubnya. Dalam persaingan tersebut, Rooney berhasil mengalahkan duo Chelsea, yakni Didier Drogba dan John Terry.

Jika Rooney bisa konsisten dengan penampilan terbaiknya maka penghargaan dari PFA ini bisa menjadi bekal membawanya diperhitungkan dalam perebutan gelar Pemain Terbaik Eropa dan Dunia.

Lihat selengkapnya...